Khofifah: Misi Dagang Jatim-Sulteng Hasilkan Rp1,54 Triliun

    Khofifah: Misi Dagang Jatim-Sulteng Hasilkan Rp1,54 Triliun
    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

    SURABAYA - Gelaran misi dagang dan investasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) sukses meraup nilai transaksi final yang fantastis, mencapai Rp1, 54 triliun. Capaian ini menjadi bukti nyata sinergi ekonomi yang kuat antara kedua provinsi.

    Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan ini. "Alhamdulillah, saat ditutup Sabtu pukul 17.00 WITA (Waktu Indonesia Tengah) total transaksi mencapai Rp 1, 54 triliun lebih, " ucapnya dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Minggu (19/10/2025).

    Lebih lanjut, Gubernur Khofifah merinci bahwa dari total transaksi tersebut, Jatim berhasil mencatatkan penjualan senilai lebih dari Rp1, 297 triliun, sementara pembelian dari Sulteng mencapai Rp245, 09 miliar. "Ini menjadi starting point (titik awal) kita untuk membangun penguatan bersama semua sektor, " tegasnya, menunjukkan optimisme terhadap potensi kolaborasi di masa depan.

    Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur–Sulawesi Tengah 2025 ini merupakan gelaran kesembilan yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim pada tahun ini, sekaligus menjadi misi dagang ke-45 selama kepemimpinan Gubernur Khofifah. Angka ini menegaskan komitmen Jatim dalam menjalin kemitraan ekonomi strategis.

    Capaian yang luar biasa ini, menurut Gubernur Khofifah, merupakan bukti tingginya potensi ekonomi yang dimiliki oleh para pelaku usaha, baik penjual maupun pembeli, dari kedua provinsi. Kolaborasi ini membuka peluang bagi pertumbuhan bisnis yang saling menguntungkan.

    Jatim menawarkan berbagai komoditas unggulan yang diminati pasar Sulteng, termasuk bahan bangunan, benih hortikultura, produk olahan susu dan daging, pakan ikan dan udang, mesin pengurai sabut kelapa, serta buah-buahan segar seperti apel dan jeruk, tak lupa tepung mocaf. Keberagaman produk Jatim menunjukkan kekuatan sektor manufaktur dan pertaniannya.

    Sementara itu, dari Sulteng, pelaku usaha Jatim menunjukkan ketertarikan pada komoditas andalan seperti kopi arabika natura, kelapa bulat, ikan kembung, tuna, bandeng, kemiri, dan rotan asalan. Ini menandakan potensi besar Sulteng dalam sektor perikanan, perkebunan, dan hasil hutan. (PERS

    misi dagang investasi jawa timur sulawesi tengah ekonomi jatim-sulteng
    Updates.

    Updates.

    Artikel Sebelumnya

    Jatim Ditarget Serap Rp20 T KUR Perumahan,...

    Artikel Berikutnya

    KPK Panggil Kepala Bappeda Jatim Mohammad...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    KAI Daop 7 Madiun: Angkutan Barang Melaju Pesat di Awal 2026
    Kejari Tanjung Perak Terapkan WFH Mulai 17 April, PTPS dan Tilang Tetap Buka
    Lautan Sepeda! Ribuan Warga Mojokerto Tumpah Ruah Ikuti Funbike, Semarakkan HUT Ke 80 Persit
    Polres Probolinggo Bubarkan Balap Liar di Dringu, Puluhan Motor Diamankan

    Ikuti Kami