SURABAYA – Dr Arizal Tom Liwafa ST MM MH, Anggota DPR-RI resmi meraih gelar Doktor Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Sekolah Pascasarjana UNAIR. Ia dikukuhkan sebagai wisudawan pada Sabtu (11/4/2026) di Airlangga Convention Center (ACC) Kampus MERR-C.
Bagi sosok yang akrab disapa Tom Liwafa itu, gelar doktor yang ia raih bukan sekadar pencapaian administratif. Ia memandang konsistensi dalam menempuh jalur akademik sebagai tanggung jawab moral untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Asah Kebijaksanaan dan Ketajaman Berpikir
Terpilih sebagai wakil rakyat tidak lantas membuat Tom Liwafa puas dengan ilmu yang ia miliki. Untuk itu, ia bertekad untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang S3. Tom Liwafa memilih UNAIR sebagai tempatnya belajar karena reputasi kampus yang tak tertandingi, khususnya di Jawa Timur.
Ia mengungkapkan bahwa pendidikan tinggi di UNAIR memberikan kontribusi besar terhadap karier politiknya di Senayan. Menurutnya, bangku perkuliahan mengajarkan cara berpikir yang lebih bijaksana dan tajam. Terutama dalam mengolah diksi-diksi akademik yang diperlukan saat berdiplomasi maupun menyusun kebijakan.
"Kuliah ini memang mengajarkan kita untuk menjadi lebih bijaksana. Selain itu, networking di UNAIR sangat luas, dan buat teman-teman yang mau ke politik tentunya UNAIR adalah pilihan yang pas, " ujar Tom Liwafa.
Ia juga merekomendasikan UNAIR sebagai tempat menempa diri dan menyelami dunia akademik bagi generasi muda. Menurutnya, Iatar belakang akademik menjadi amunisi utama untuk memenangkan berbagai kompetisi di kehidupan nyata. "Kawan-kawan jangan lupa untuk tetap mempertahankan aspek akademisi kalian, karena itu adalah bekal untuk memperoleh prestasi, " tegasnya.
Siap Rilis Buku Riset
Sebagai bentuk nyata implementasi keilmuannya, Tom Liwafa berkomitmen untuk melakukan hilirisasi terhadap hasil penelitian disertasinya. Risetnya mengenai Innovation Aesthetic for Sustainability Competence Advantage tidak hanya akan berhenti dalam format dokumen akademik.
Ia ingin kebaruan yang ia temukan selama studi dapat diakses oleh masyarakat seluruh Indonesia. Bukan hanya terbatas untuk kepentingan perusahaan. Langkah ini menjadi bukti bahwa riset dari Sekolah Pascasarjana UNAIR memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan industri dan literasi nasional di masa depan. (*)

Updates.