Makna Gelar Doktor bagi Ali Fikri: Amanah Besar untuk Mengabdi

    Makna Gelar Doktor bagi Ali Fikri: Amanah Besar untuk Mengabdi

    SURABAYA  – Wisuda Periode 261 Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi lebih dari sekadar prosesi kelulusan. Momentum ini juga mencerminkan semangat belajar berkelanjutan para wisudawan. Di antara ribuan lulusan, tampak pejabat publik Dr Ali Fikri SH MKn Kepala Pusat Pengembangan SDM Aparatur Negara Kementerian Perhubungan, yang berhasil meraih gelar doktor dari Fakultas Hukum.

    Bagi Eks Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, gelar doktor dari Fakultas Hukum UNAIR yang ia sandang merupakan hasil dari perjalanan panjang yang sarat makna. Pencapaian ini akui bukan sekadar gelar saja. Melainkan sebuah amanah besar untuk mengabdi kepada masyarakat luas.

    “Kelulusan ini adalah anugerah dan kehormatan yang didapat melalui perjalanan panjang. Baik secara akademik emosional maupun spiritual sebagai titik awal kelanjutan pengabdian, ” ucapnya. Sabtu (11/4/2026).

    Kampus Pembuka Cakrawala Baru

    Lebih lanjut, Ali mengatakan bahwa UNAIR, tempatnya menempa diri, tidak hanya sekadar memiliki nama besar melainkan tradisi akademik yang sangat kuat. Mahasiswa selalu didorong untuk melihat permasalahan regulasi dari berbagai sudut pandang luas dan tidak terpaku pada teks undang-undang. “Kita diajak mengkritisi isu dan menemukan perspektif baru yang menjadi ciri khas UNAIR agar kelak mampu membedah masalah hukum dengan lebih menyeluruh, ” katanya.

    Ia melanjutkan, selama menjadi mahasiswa ia merasakan langsung dampak signifikan dari ekosistem pendidikan tersebut terhadap karir profesionalnya. Bekal ilmu yang ia dapat sangat relevan dan menjadi modal untuk diimplementasikan dalam dunia kerja para praktisi. “Bagi saya yang berlatar belakang jaksa, metode pembelajaran di sini sangat membantu penuh mahasiswanya dalam memperkuat kompetensi serta membuka cakrawala baru di dunia hukum, ” imbuhnya.

    Dididik dengan standar tinggi, ia merasa sangat bangga dan menaruh harapan besar bagi masa depan almamaternya di kancah global. Ekosistem akademik kampus ini dinilai telah sejajar dengan berbagai institusi pendidikan bergengsi dan sukses melahirkan lulusan unggul.

    “Proses pembelajaran di UNAIR menunjukkan kepantasan sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia maupun global. Predikat luar biasa ini tentu harus terus dipertahankan serta ditingkatkan, ” pungkas Ali. (*)

    surabaya
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Dirut RSCM Ungkap Rasa Bangga dan Syukur...

    Artikel Berikutnya

    Kubur Mimpi jadi Dokter, Kini Ajeng Raih...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    KAI Daop 7 Madiun: Angkutan Barang Melaju Pesat di Awal 2026
    Kejari Tanjung Perak Terapkan WFH Mulai 17 April, PTPS dan Tilang Tetap Buka
    Lautan Sepeda! Ribuan Warga Mojokerto Tumpah Ruah Ikuti Funbike, Semarakkan HUT Ke 80 Persit
    Polres Probolinggo Bubarkan Balap Liar di Dringu, Puluhan Motor Diamankan

    Ikuti Kami