Pangdam V/Brawijaya Tutup TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan

    Pangdam V/Brawijaya Tutup TMMD Ke-127 Kodim 0819/Pasuruan

    PASURUAN - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0819/Pasuruan resmi ditutup oleh Pangdam V/Brawijaya,
    Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A.
    dalam upacara penutupan yang digelar di Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (11/3/2026).

    Kegiatan tersebut menandai berakhirnya rangkaian program pembangunan terpadu antara Tentara Nasional Indonesia, pemerintah daerah, dan masyarakat yang selama satu bulan terakhir dilaksanakan di desa tersebut.

    Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan bahwa program TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

    “Program TMMD tidak hanya bertujuan membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan antara TNI dengan rakyat, ” ujar Mayjen TNI Rudy Saladin.

    Ia menambahkan, berbagai sasaran fisik dan nonfisik yang dilaksanakan dalam TMMD diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga desa.

    Sementara itu, Komandan Kodim 0819/Pasuruan, Letkol Inf. Boga Bramiko M.Han, menjelaskan bahwa selama pelaksanaan TMMD ke-127 berbagai pembangunan berhasil diselesaikan sesuai target.

    Di antaranya pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa seperti jalan, rumah tidak layak huni (RTLH), serta fasilitas umum lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat. Selain itu juga digelar berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, hingga sosialisasi berbagai program pemerintah.

    “Kami berharap hasil dari program TMMD ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, ” kata Dandim.

    Program TMMD ke-127 di Desa Wonosari ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan serta partisipasi aktif masyarakat setempat yang bergotong royong bersama prajurit TNI selama proses pembangunan berlangsung.

    Dengan ditutupnya kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam upaya mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. (*)

    pasuruan
    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Danrem 084/Bhaskara Jaya Gelar Safari Ramadan...

    Artikel Berikutnya

    Pangdam V/Brawijaya Serahkan Bantuan Ayam...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    KAI Daop 7 Madiun: Angkutan Barang Melaju Pesat di Awal 2026
    Kejari Tanjung Perak Terapkan WFH Mulai 17 April, PTPS dan Tilang Tetap Buka
    Lautan Sepeda! Ribuan Warga Mojokerto Tumpah Ruah Ikuti Funbike, Semarakkan HUT Ke 80 Persit
    Polres Probolinggo Bubarkan Balap Liar di Dringu, Puluhan Motor Diamankan

    Ikuti Kami