Kasiter Korem 084/Bhaskara Jaya Hadiri Pembukaan TMMD Ke-127 di Sumenep

    Kasiter Korem 084/Bhaskara Jaya Hadiri Pembukaan TMMD Ke-127 di Sumenep

    SUMENEP, Salasa (10/2) – Bertempat di Lapangan Sepak Bola Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, Kepala Seksi Teritorial ( Kasiter ) Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Kav Ivan Alfa turut menghadiri upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” mengambil Desa Mandala, Kecamatan Rubaru, sebagai lokasi sasaran utama.
     
    Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam acara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Kasiter Korem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Kav Ivan Alfa, Dandim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, S.E., M.Han., Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Ari Wibowo, S.E., M.Tr.Opsla, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., Kajari Sumenep Nislianudin, SH, Pj Sekda Sumenep Syahwan Efendi, Sekwan DPRD Sumenep Yanuar Yudha Bachtiar, S.Pi., M.Si, serta unsur Forkopimka Rubaru.
     
    Kolonel Kav Ivan Alfa menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang bersinergi dalam pelaksanaan program ini. Ia berharap dapat terjalin kemitraan lintas sektoral yang kuat dengan masyarakat untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana di Desa Mandala.
     
    TMMD merupakan program lintas sektoral yang melibatkan TNI, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, serta masyarakat, dengan perencanaan berdasarkan usulan dari bawah. Sasaran program difokuskan pada aspek fisik dan nonfisik, yang keberhasilannya tergantung kerja sama seluruh instansi dan partisipasi masyarakat.
     
    Desa Mandala ditetapkan sebagai lokasi sasaran berdasarkan hasil pemetaan, pendataan Babinsa, serta aspirasi masyarakat. Pertimbangan utama antara lain banyaknya rumah tidak layak huni (RTLH), keterbatasan ekonomi warga, kerawanan longsor dan erosi, serta antusiasme masyarakat yang tinggi.
     
    Wilayah ini memenuhi kriteria 3T (Terluar, Terdalam, dan Tertinggal). Melalui perbaikan akses jalan dan pembangunan fasilitas umum lainnya, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pemerataan pembangunan di pedesaan Sumenep." tandasnya

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono

    Artikel Sebelumnya

    Kasrem 084/Bhaskara Jaya Ikuti Aksi Bersih...

    Artikel Berikutnya

    Anggota Korem 084/BJ Ikuti Ujian Kenaikan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    KAI Daop 7 Madiun: Angkutan Barang Melaju Pesat di Awal 2026
    Kejari Tanjung Perak Terapkan WFH Mulai 17 April, PTPS dan Tilang Tetap Buka
    Lautan Sepeda! Ribuan Warga Mojokerto Tumpah Ruah Ikuti Funbike, Semarakkan HUT Ke 80 Persit
    Polres Probolinggo Bubarkan Balap Liar di Dringu, Puluhan Motor Diamankan

    Ikuti Kami